Naskah kuno hikayat nur

Assalamualaikum Warahmatullah Hiwabarakatuh……
Pada kesempatan ini saya ingin menceritakan tentang kisah pengalaman saya dan teman kelompok  saya dalam mencari jejak-jejak peninggalan pada zaman dahulu (zaman kuno).
Baiklah langsung saja, Pada hari selasa 22 oktober 2019 kemarin saya dan teman-teman pergi ke loteng untuk mencari naskah kuno,pada hari itu kami kumpul dan janjian di dekat kampus universitas muhammadiyah mataram kita berangkat tepat pada jam 9:30. Dan membawa buah tangan seadanya Namun dalam perjalanan kami tidak semudah dengan apa yang dibayangkan sebelumnya kami tidak tahu dimana letak rumahnya narasumber yang kami tuju hanya saja beliau mengirimkan lokasi tempat tinggalnya di sekitaran bagian marong untung ada teman kelompok saya yang punya nomer beliau namun dalam perjalanan kami tersesat hingga salah lokasi di karenakan singal smartfren pada saat itu sangat lemah jadi terpaksa di sepanjang jalan kami harus berhenti bertanya kepada para warga sekitar kurang lebih ada sekitar 5 orang warga tempat kami bertanya, dan allahamdulillah kami bertemu dengan orang yang sedang panen buah semangka dan kami bertanya kepada mereka dan kebetulan mereka kenal dengan narasumber yang kami tuju,Untunglah ada seorang laki-laki yang sedang menjemput anaknya pulang sekolah lalu sang pemilik semangka ini berkata kepada kepadanya tolong antarkan cewek-cewek ini ke rumahnya pak putri karena sebutan hangat masyarakat disana beliau di panggil dengan sebutan pak putri akhirnya kami melanjutkan perjalanan lagi untuk mencari narasumber yang kami tuju dan allahamdulillah lokasinya tidak jauh dari tempat orang-orang yang sedang memanen semangka itu dan tibalah kami di rumahnya sang narasumber.Tibanya kami Disana kami menemukan istri dan ibu beliau dan dengan hangat istri beliau langsung mempersilahkan kami duduk sembari menunggu suaminya pulang  karena beliau masih ngajar di sekolah  dan kamipun sudah membuat kesepakatan sebelumnya bahwa beliau bisa di wawancarai setelah pulang sekolah namun istri beliau tetap menghubungi beliau padahal kami sudah bilang tidak usah buk kita sudah ada janji sama bapak bahwa kami siap menunggu sampai pulang bapak ngajar, Nah akhirnya di angkatlah telepon sama beliau dan beliau berkata bahwa beliau masih ada rapat.Sembari menunggu bapak narasumber datang masuklah waktu zuhur dan kami pun menunaikan ibadah sholah zuhur,selesai sholat beliapun masih belum pulang akhirnya kami di antarkan minuman the oleh istrinya dan sang istripun bercerita tentang anaknya yang juga kuliah di UNRAM mengambil jurusan peternakan. Waktu terus berjalan akhirnya beliaupun tiba di rumah dengan senyum dia menyapa kami dan berkata bagaimana perjalanannya apakah mudah di cari dan kami pun menjawab lumayan susah karena banyak sekali tempat kami bertanya tentang alamat bapak.
Tibanya beliau kamipun mengungkapkan kembali apa maksud dan tujuan kami datang dan berdiskusi dengan beliau  tidak lain ialah ingin mengetahui bagaimana bentuk naskah-naskah kuno yang dimiliki oleh beliau,Beliau Bernama bapak Mujahidun Nafis dari desa Bangket Parak kecamatan pujut setelah mendengar tujuan dan maksud kami beliau langsung mengambil naskah kuno dengan daun lontar dan alat tulis temaje atau pisau kecil  yang berjudul HIKAYAT NUR  yaitu yang menceritakan tentang perjalanan nabi yang mau di cukur kalau di pujut atau kepercayaan orang sana hikayat nur ini bisa dipakai untuk berobat untuk mengobati orang sakit,orang gila dan tanaman misalnya tanaman padi yang kurang subur airnya di ambil di kelilingin pada malam jumat dengan ritual adat disana artinya bahwa hikayat nur ini adalah jimat misalnya untuk orang sekarat yang susah sekali meninggal dan setelah di bacakan hikayat nur ini diberikan contoh oleh yang maha kuasa dan pak mujahidunnasfi ini sering dikatan malaikat oleh orang sana dan sering di undang untuk pergi ngobatin orang sakit,orang sekarat itu langsung meninggal kadang sekarang di bacakan hikayat nur ini besok paginya meninggal tapi kalau mau sembuh ya sembuh langsung jadi antara dua sembuh atau meninggal Dan dalam naskah lontar itu ada enam tembang yang berkembang di desa pujut yaitu.
1.Pangkur, pangkur itu ada tuju baris dan pangkur ini adalah tembang tua nasehat sama seperti sinom dan macam tembang itu ada enam di sasak.
1.Tembang, yaitu Dangdang gule ada 12 baris
2.Sinom,Menceritakan tentang nasehat.
3.Pangkur,(pembicaraan tua) pangkur itu ada tuju baris dan pangkur ini adalah tembang tua nasehat sama seperti sinom.
4.Durme,Yaitu menceritakan tentang peperangan .
5.Asmarandane, Yaitu tembang percintaan atau orang kasmaran menceritakan tentang pertemuan muda-mudi biasanya tembangnya adalah asmarandane.
6. Maskumambang, Yaitu tentang menceritakan suka cita.

   Ini adalah satu contoh naskah kuno yang ada di desa pujut
                                                                                    A


                                                                                                                    B
                                           
A. naskah dari daun lontar yang berisi berjudul tentang hikayat nur.
B. temaje yaitu alat tulis yang di gunakan untuk menulis daun lontar tersebut.

Pada dasarnya takepan-takepan lontar itu tidak pernah memiliki pengarang  dan betul-betul dirahasiakan dan itulah keunikan dari takepan lontar ini kenapa dirahasiakan Karen ini adalah tulisan-tulisan para wali allah yang sudah menemukan ketenangan hati kalau hati tidak tenang maka tidak bisa di tulis sangat sulit menulis takepan jika hati tidak bisa tenang paling tidak kita puasa dulu di hari sebelumnya barulah terbuka hati kita untuk menulis sesuatu jadi orang-orang yang menulis takepan ini yang memiliki banyak arti maknayang tersirat maupun tersurat itu sangat memiliki hati yang halus dan intinya kenapa kita disuruh menggali kembali takepan-takepan lontar ini karena disini banyak petuah artinya wejangan yang akan kita petik, Sehingga di dalam lontar itu sebelum kita mulai menulis ada empat tahapan disana di antaranya adalah:.
1.Pace,yaitu setiap apa yang kita lihat pasti kita baca.
2.Pecah,yaitu artinya kita pecahkan makna yang terkandung dari apa yang kita baca.
3.Pacek,yaitu kita tanamkan, kita jalani dan kita ambil hikmah yang kita pecahkan.
4.Pacu,yaitu menerapkan makna untuk menjadi manusia yang ahlaqul karimah.
Jadi hikayat nur ini adalah kisah perjalanan nabi yang mau di cukur dan berkaitan dengan israj mi’raj ceritanya rambutnya nabi itu terdiri dari jumlah ayat-ayat di dalam alqur’an dan kenapa hikayat nur ini bisa di jadikan obat karena  ada salah satu dari rambut nabi ini ada yang menghilang ketika di cukur dan yang menghilang ini disambar oleh tujuh bidadari yang sangat cantik dan di jadikan sebagai jimat  oleh para bidadari itu kalau di daerah pujut di ikatkan di lengan tangan,  dan hikayat nur ini banyak di amalkan oleh orang-orang yang mau bermain perasean.Dan hikayay nur ini berjumlah 38 lembar dan membutuhkan waktu 1 bulan dan menggunakan temaje.seiring berjalannya waktu datanglah pak mujahidunnasfi yang bernama bapak parna mustawan yang menjelaska sedikit tentang cerita naskah kuno.
Oke guys terimakasih telah mampir si blog saya,mohon like komen dan share jika bermanfaat bagi kalian.
Mohon maaf jika ada kesalahan kata-kata Karena ini pertama kalinya saya membuat blog guys……
Wassalamualaikum Warahmatullah Hiwabarakatuh.

Komentar

  1. Alhamdulillah ada pengetahuan baru. Terimakasih

    BalasHapus
  2. Waah terimakasih sudah berbagi informasi, ditunggu tulisan selanjutnya..

    BalasHapus
  3. Kembangkan lgi mbak, di tunggu tulisan selanjutnya

    BalasHapus
  4. Waow bagus bangettt infonya๐Ÿ–’๐Ÿ–’๐Ÿ–’๐Ÿ–’๐Ÿ–’๐Ÿ–’

    BalasHapus
  5. Keren keren keren kembangkan mbak ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  6. Keren keren keren kembangkan mbak ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  7. Bagus Artikelnya, kompor gas๐Ÿ”ฅ

    BalasHapus
  8. Semoga artikel artikel selanjutnya menyusul heheh

    BalasHapus
  9. Nice artikelnya, ditunggu artikel selanjutnya ya

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah dpat pengetahuan baru kembangkan lagi. ๐Ÿ’ช

    BalasHapus
  11. Kembangkan terus, cerita selanjutnya selalu ditunggu.

    BalasHapus
  12. Bagus ceritanya , kembangkan lagi yah

    BalasHapus
  13. Sangat bermanfaat untuk saya dan untuk penulis khususnya ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  14. Luar biasa patut dicontoh untuk para anak muda

    BalasHapus
  15. Tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Tetaplah berkarya.

    BalasHapus

Posting Komentar